Jual SOLO 424 Heat Detector Tester 220/240 Volt
Deskripsi Produk : Jual SOLO 424 Heat Detector Tester 220/240 Volt
Sakhadaya.com adalah Distributor SOLO 424 Heat Detector Tester 220/240 Volt di Indonesia. SOLO sendiri merupakan perusahaan Multinasional yang focus pada bisnis Equipment
Spesifikasi
- Solo 424 adalah alat profesional dan tangguh untuk menguji detektor panas yang dipasang di ketinggian hingga 9 meter.
- Berbeda dengan Solo 461, memang membutuhkan kabel listrik / kabel utama namun sebaliknya, tidak memerlukan fitur hemat energi khusus.
- Dirancang untuk digunakan pada suhu tetap, laju kenaikan dan detektor kombinasi
- Cocok untuk jenis detektor panas jenis spot / point apapun
- Cangkir bersih yang besar sesuai dengan detektor yang memungkinkan tampilan yang jelas dari LED detektor
- Pengujian detektor suhu operasi hingga 90 derajat C / 194 derajat F
- Thermal cut-out untuk perlindungan tambahan
- Disertakan dengan kabel 5m sebagai standar (Dapat diperpanjang hingga 10m menggunakan ekstensi Solo 425 5m)
Baca Juga : SOLO 330 Aerosol Smoke And CO Dispenser
A heat detector is a fire alarm device designed to respond when the convected thermal energy of a fire increases the temperature of a heat sensitive element. The thermal mass and conductivity of the element regulate the rate flow of heat into the element. All heat detectors have this thermal lag. Heat detectors have two main classifications of operation, “rate-of-rise” and “fixed temperature”. The heat detector is used to help in the reduction of property damage.
Detektor panas adalah perangkat alarm kebakaran yang dirancang untuk merespons ketika energi panas konveksi dari api meningkatkan suhu elemen yang peka terhadap panas. Massa termal dan konduktivitas elemen mengatur laju aliran panas ke dalam elemen. Semua detektor panas memiliki kelambatan termal ini. Detektor panas memiliki dua klasifikasi operasi utama, “laju kenaikan” dan “suhu tetap”. Detektor panas digunakan untuk membantu mengurangi kerusakan properti.
Fungsi utama Heat Detector Tester adalah mensimulasikan peningkatan suhu atau panas di sekitar detektor panas untuk memastikan bahwa detektor tersebut merespons dengan benar dan memberikan peringatan saat terdeteksi adanya kepanasan yang abnormal.



